Jika Anda tertarik beli bisnis waralaba yang sedang tren akhir-akhir ini, Anda perlu mengembangkan peluang usaha bisnis waralaba tersebut dengan cerdas. Dengan demikian, Anda tidak akan kalah dengan persaingan bisnis waralaba yang semakin marak ini.
Penasaran apa saja tips cerdasnya?

Rubrik Finansialku
Rubrik Finansialku Learn Franchise

Mengenal Waralaba Lebih Dalam

Jika Anda ingin memasuki bisnis waralaba, terlebih dahulu Anda harus mengenal sistem waralaba.
Secara umum, waralaba merupakan sebuah hubungan kontrak kerja antara pemilik waralaba (franchisor) dan penerimanya (franchisee).
Bisnis waralaba biasanya dilakukan dengan pertukaran uang dengan perjanjian untuk menjalankan bisnis terkait dalam jangka waktu tertentu.
Franchisor dan franchisee berbagi brand yang sama, namun tidak saling terkait satu sama lain. Mengapa demikian?
Franchisee menjual produk atau jasa sesuai dengan ketentuan franchisor, sedangkanfranchisor bertugas mengembangkan bisnis waralabanya.
Ikuti Cara Cerdas Ini Dalam Mengembangkan Bisnis Waralaba 02 - Finansialku

Waralaba menjadi salah satu solusi peluang usaha franchise yang menarik  banyak calon pebisnis karena kepraktisannya. Tetapi kabar buruknya adalah semakin banyak pula pesaing dalam bisnis yang sedang menjamur ini.
Nah, jika Anda juga tertarik menjadi salah satu pebisnis waralaba, Anda memerlukan beberapa strategi jitu dan cerdas dalam mengembangkan bisnis waralaba agar tidak kalah dari para pesaing.
Untungnya, Finansialku telah merangkum beberapa cara cerdas terbaik dalam mengembangkan bisnis waralaba yang bisa langsung Anda aplikasikan sebagai berikut:



#1 Bertumbuh dan Bertambah Luas

Karena sudah memiliki sistem yang jelas dan terarah, tidak dibutuhkan waktu lama untuk mengetahui apakah bisnis waralaba sukses atau gagal.
Saat bisnis terlihat lancar dan maju, kini saatnya Anda mengembangkan bisnis dan menambah unit untuk memperluasnya. Terlebih lagi, banyak franchisor menawarkan harga yang lebih rendah untuk tambahan unit baru. Mengapa?
Karena Anda dianggap sudah memahami sistem dan tidak membutuhkan banyaksupport.

#2 Jadilah yang Terbaik

Dengan semakin maraknya bisnis waralaba, tak jarang seorang franchisor memiliki banyak pesaing dengan “top producer” yang terbaik di bidangnya.
Jika Anda tidak ingin tenggelam dalam persaingan, teruslah berkembang dan raihlah gelar “top producer” yang terbaik itu.
Hanya dengan cara inilah Anda bisa menjadi yang terdepan di antara yang terbaik.
Apa Saja 10 Bisnis Waralaba Terbesar di Dunia 01 - Finansialku

#3 Bantulah Franchisor Bertumbuh

Bisa dibilang Anda dan franchisor merupakan satu tim, dimana kesuksesan Anda juga mendukung berkembangnya brand waralaba si franchisor.
Dengan demikian, perlu dibentuk hubungan dan jalinan kerja sama yang bersifat win-win. Hanya dengan cara ini Anda akan melihat bahwa seluruh pihak (franchisor,franchisee, konsumen, karyawan) merasakan dampak positifnya.
Terapkan filosofi “Memberi maka Anda akan diberi” akan terbukti secara nyata dan menguntungkan banyak pihak, termasuk Anda sendiri.

#4 Menjadi Validator yang Baik

Validasi yang Anda peroleh dari bisnis waralaba sebelumnya akan menjadi salah satu faktor penentu dalam pembelian bisnis waralaba ke depannya.
Pemasaran Jaringan Memiliki Bisnis Waralaba Pribadi dengan Biaya Terjangkau 01 - Finansialku

Karena validasi merupakan bagian penting dalam membangun sebuah usaha franchise yang sukses, maka luangkanlah waktu untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya dan bertanyalah sebelum memutuskan untuk membeli bisnis waralaba tertentu.

#5 Menjadi Bagian dari Owner’s Advisory Committee (OAC)

Mayoritas bisnis waralaba memiliki Owner’s Advisory Committee atau Council yang biasa disingkat OAC. Hal ini dilakukan dengan tujuan menciptakan sarana komunikasi yang baik bagi pihak franchisor dan tim serta komunitas waralabanya.
Berpartisipasi dalam OAC bukan hanya memberikan informasi-informasi penting yang berharga bagi Anda. Karena suara Anda juga didengar, Anda bisa memberikan masukan yang mampu mengubah arah perusahaan.
Rangkuman Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bisnis Waralaba 02 - Finansialku

#6 Memanfaatkan Peluang Kepemimpinan

Setelah menjalankan bisnis waralaba beberapa lama, Anda akan memperoleh peluang kepemimpinan dalam bisnis tersebut.
Sebagai contoh adalah trainingmentorship, hingga menjadi pembicara atau pelatih dalam event perusahaan dan korporasi. Kesempatan ini bukannya merepotkan Anda, namun justru mengembangkan diri Anda. Perkembangan diri yang baik akan membuka peluang kesuksesan lebih lebar bagi Anda.
Pastikan Anda membagi waktu untuk menjalankan bisnis sambil terus mengembangkan pribadi sehingga peluang tidak akan pernah surut bagi Anda.
 Struktur Jaringan Waralaba
Untuk lebih mengenal bisnis waralaba, sebaiknya Anda mengenal beberapa struktur jaringan waralaba yang umum digunakan sebagai berikut:

#1 Single-Unit Franchise (Direct-Unit Franchise)

Single-Unit Franchise atau biasa disebut direct-unit franchise merupakan waralaba, dimana franchisee menginvestasikan uangnya untuk mengoperasikan satu lokasi bisnis.
Ini merupakan jenis waralaba tertua dan paling sederhana.
Meskipun sederhana dan umum digunakan, jenis waralaba yang satu ini memiliki beberapa kerugian bagi franchisor, antara lain:
  • Karena setiap lokasi membutuhkan waralaba baru, perkembangan sistem waralabanya lebih lambat daripada multi-unit.
  • Biaya untuk mendukung sistem waralaba cenderung lebih mahal karena setiap unit harus didukung secara individual.
  • Semakin banyaknya bisnis dan franchisee yang harus dikelola, dimana setiap franchisee mungkin saja bervariasi sehingga memiliki risiko lebih tinggi daripada multi-unit.

Mau Beli Waralaba Ini Dia 8 Jenis Franchise yang Perlu Anda Ketahui 01 - Finansialku

#2 Multi-unit Franchise (Area Developers)

Multi-unit development merupakan bentuk waralaba yang juga sudah umum digunakan. Diestimasikan lebih dari 50% dari lokasi waralaba dimiliki oleh pemilik dari beberapa lokasi sekaligus.
Multi-unit franchise memungkinkan multi-unit developer untuk memiliki beberapa lokasi dengan franchisee agreement berbeda dalam daerah yang sama dan dalam jangka waktu tertentu.
Namun, multi-unit developer juga diberi kewajiban untuk menambah lokasi sesuai dengan development schedule.
Jika multi-unit developer gagal memenuhi development schedule, maka franchisorberhak membatalkan development agreement.