Jumat, 11 Mei 2018

Hal Penting Ketika Merintis Usaha Franchise Makanan Dan Minuman

Hal Penting Ketika Merintis Usaha Franchise Makanan dan Minuman

Dari berbagai macam bentuk dan jenis peluang usaha, saat banyak orang yang menekuni jenis peluang usaha franchise ataupun minuman karena alasan keuntungan yang menjanjikan serta kemudahan dalam menjual produk mengingat bahwa makanan dan minuman merupakan hal yang sangat dibutuhkan oleh semua orang. Siapa saja bisa turut menjalankan usaha makanan franchise, baik pria atau wanita. Usiapun tidak menjadi halangan untuk menjadikan usaha ini sebagai profesi utama atau sebagai sampingan. Usaha makanan franchise bisa dijalankan dengan berbagai cara, mendirikan sendiri atau dengan program franchise.
Usaha Makanan FranchiseDengan banyaknya orang yang menjalankan usaha kuliner maka akan berdampak dengan semakin meningkatnya tingkat persaingan dipasar serta semakin sulit pula untuk bisa mempertahankan usaha ini. Memiliki karakteristik khusus atau ciri khas yang unik dari produk yang dijual yang tidak dimiliki oleh para pesaing diyakini menjadi salah satu factor agar usaha tersebut dapat berjalan dengan baik.

Ada beberapa tips yang bisa digunakan saat merintis usaha makanan franchise atau minuman seperti berikut ini :

1. Menentukan Besaran Modal

Modal adalah piranti utama yang harus dipersiapkan untuk merintis suatu usaha seperti franchise makanan dan minuman. Untuk memulainya harus ditentukan besaran modal yang dibutuhkan dalam menjalankan usaha baik untuk biaya bahan baku pembuatan produk, biaya penyediaan alat, ataupun biaya operasional. Dalam hal ini manajemen yang baik sangat dibutuhkan dalam menghitung besaran modal, besaran biaya pengeluaran, serta pendapatan yang akan dicapai. Nantinya laporan keuangan diperlukan untuk menganalisa perkembangan usaha yang dijalankan tersebut.

3. Menimba ilmu Dari Orang Yang Sudah Berpengalaman

Salah satu factor yang membuat sebuah usaha menjadi gagal adalah sikap gengsi dari pelaku usaha dalam menimba ilmu dari orang lain yang sudah memiliki banyak pengalaman dibidang bisnis yang dijalankan seperti usaha franchise makanan dan minuman. Ada baiknya untuk melakukan hal ini yang bisa diperoleh dengan berbagai cara baik bertanya atau minta bimbingan secara langsung maupun dengan mengikuti acara pelatihan seminar. Pelajari dengan baik yang disampaikan mentor seperti mengenai cara pembuatan makanan dan minuman, manajemen usaha, mengelola keuangan, mempromosikan usaha, atau cara mendapatkan dan mempertahankan pelanggan.

4. Memiliki Pemasok Tetap Bahan Baku

Demi kelancaran proses produksi makanan dan minuman yang akan dijual, carilah pemasok tetap segala bahan baku yang dibutuhkan. Banyak keuntungan jika sudah menjadi pelanggan dari penyedia bahan baku tersebut selain penyediaan barang tepat waktu yakni bisa memperoleh harga bahan baku yang sedikit miring sehingga tingkat pendapatan atau keuntungan usaha makanan franchise juga bisa bertambah. Namun perlu diingat untuk mencari bahan baku haruslah selektif dengan tetap menjaga kualitas dari makanan dan minuman yang dijual.
Nah, demikian tadi beberapa tips sukses yang bisa digunakan untuk merintis serta menjalankan usaha makanan franchise. Namun tiga tips tadi hanya beberapa saja yang untuk lengkapnya bisa dipelajari dilapangan saat mempraktekan usaha franchise dan minuman yang akan anda jalankan, Semoga bermanfaat.

Kunci Sukses Dan Daftar Pilihan Bisnis Waralaba untuk pemula

Kunci Sukses dan Daftar Pilihan Bisnis Waralaba untuk Pemula

Mau peluang usaha bisnis dengan risiko kecil dan hampir pasti menguntungkan? Cobalah sistem waralaba. Bagi seorang pemula yang baru pertama kali terjun ke dunia bisnis, peluang usaha franchise atau waralaba dianggap sebagai cara aman untuk memulai karena tidak harus menyiapkan segalanya dari nol. Produk dan strategi penjualan sudah baku dan telah disiapkan oleh franchisor atau pemilik bisnis tersebut. Anda tinggal menyiapkan modal dan melanjutkannya. Tentu saja dengan panduan dari franchisor. Apakah sistem franchise itu aman dan bebas risiko? Bisa ya bisa juga tidak, tergantung peran Anda dalam mengikuti saran dan anjuran dari pemilik franchise, dan juga kejelian dan keuletan Anda dalam mengelola bisnis waralaba tersebut.
Secara prinsip, bisnis adalah mengelola risiko dan mengubahnya menjadi keuntungan. Jika tak pintar mengelola risiko, berarti kerugian yang akan Anda dapatkan, begitupun bisnis franchise. Pada dasarnya franchise hanyalah sebuah sistem pemasaran yang dilakukan oleh pemilik untuk memperluas pasar bisnisnya. Untuk sukses di bisnis ini, Anda perlu mempelajari beberapa tips mengelola franchise tersebut.


Kunci Sukses Menjalankan Bisnis Franchise

Kiat Menjalankan Bisnis Franchise
Kiat Menjalankan Bisnis Franchise via signsdirect.com

Banyak pemilik bisnis yang sukses di satu bidang tertentu masih merasa ragu apakah bisnis yang sukses saat ini bisa digandakan dan sukses di tempat baru. Kalaupun bisa, seberapa cepat bisnis tersebut bisa sukses? Kadang mereka juga ragu tentang seberapa besar risiko yang harus ditanggung jika gagal. Ada solusi untuk mengatasi hal tersebut, yaitu dengan menawarkan sistem franchise. Di sisi lain, banyak juga pemilik dana berlebih yang ingin buka usaha namun tidak ingin memulainya dari nol. Dua kepentingan bisnis ini jika digabung akan menghasilkan sebuah kerjasama usaha franchise. Sistem ini akan mempunyai dampak yang luar biasa terhadap branding dari bisnis tersebut.
Bisnis franchise bisa dilakukan oleh siapa saja termasuk oleh ibu rumah tangga (bahkan bagi yang baru pertama kali mencoba menjalankan bisnis waralaba sekalipun). Beberapa hal yang perlu Anda perhatikan agar sukses di bisnis ini di antaranya adalah:
  • Pemilihan lokasi harus benar-benar strategis. Hal ini untuk memudahkan promosi usaha Anda. Jika usaha Anda online, pastikan Anda ikut menggunakan marketplace yang punya trafik tinggi seperti tokopedia.com dan bukalapak.com.
  • Pilih waralaba yang mudah dijalankan, dan mudah dipelajari. Sebagai pemain baru di bisnis yang akan Anda tekuni, maka Anda harus belajar mengenal produk tersebut.  Awali usaha Anda dari yang mudah terlebih dahulu baru menjalankan yang rumit. Bisnis waralaba yang mudah adalah bisnis yang tidak terlalu banyak menyita waktu dan juga pikiran.
  • Pilih bisnis waralaba dengan harga terjangkau supaya Anda bisa kontrol risiko dengan mudah. Harga terjangkau identik dengan risiko yang terkontrol. Prinsipnya jangan sampai Anda menjalankan usaha yang berisiko sehingga saat sekali saja Anda gagal langsung bangkrut akibat mahalnya bisnis yang Anda jalankan. Karena itulah Anda harus mencari bisnis waralaba yang mana harga produknya terjangkau oleh semua kalangan.
  • Supaya mudah dalam memasarkan, pilih bisnis waralaba yang banyak dicari konsumen. Bisnis yang banyak dicari orang akan memudahkan dari sisi pemasaran. Salah satu jenis bisnis waralaba yang saat ini banyak dicari oleh konsumen adalah bisnis waralaba makanan. Makanan paling banyak dicari karena setiap hari setidaknya kita 3x makan. Hampir di seluruh sudut kota pasti ada bisnis kuliner. Silahkan survey jenis dan model makanan yang laris di pasaran.
  • Pilih bisnis waralaba dengan pelayanan baik dan proses yang mudah. Dalam memulai usaha waralaba, jangan asal pilih yang penting murah, namun pastikan Anda bergabung dengan para pemilik bisnis waralaba yang memberikan pelayanan prima, misalnya saja seperti garansi barang atau produk, pelayanan atau informasi yang baik pada Anda, pelatihan atau kursus dan hal-hal lainnya yang masih berkaitan dengan bisnis waralaba sehingga Anda merasa sangat terbantu dalam menjalankan bisnis tersebut.
  • Demi memudahkan kontrol dan efisiensi biaya, pilih bisnis waralaba yang dekat dengan rumah. Bisnis waralaba berkembang secara global sehingga tak jarang pusatnya di lokasi tertentu sedangkan Anda rencana mau buka di wilayah yang jauh dari lokasi tersebut. Bagi para pemula, sebaiknya bergabunglah dengan bisnis waralaba yang berada di sekitar rumah Anda, setidaknya dalam satu Kabupaten sehingga memudahkan dalam konsultasi bisnis dan kendala yang dihadapi.

Bisnis Franchise Makanan, Paling Banyak Dijalankan oleh Pemula

Bisnis Franchise Makanan
Bisnis Franchise Makanan 

Bisnis franchise makanan merupakan yang paling mudah dijalankan di Indonesia mengingat makanan merupakan kebutuhan pokok dan Indonesia memiliki kekayaan kuliner yang sangat banyak. Selain itu, minat konsumen terhadap makanan di Indonesia memang sangat tinggi. Uniknya lagi, motif konsumen untuk membeli makanan pun berbeda-beda, ada yang murni karena hobi makan, namun banyak juga yang sekedar ikut-ikutan temannya.
Sebagai pebsinis, Anda harus pintar membaca motivasi dan karakteristik tersebut dan menjadikannya peluang dalam berbisnis franchise makanan. Apalagi saat ini banyak franchise dunia mampu mengambil alih selera makan masyarakat Indonesia seperti halnya: KFC, Pizza Hut, dan McDonald's.
Bisnis franchise makanan di Indonesia bervariasi kelasnya, ada yang hanya butuh modal jutaan, namun ada juga yang ratusan juta. Anda bisa menyesuaikan dengan kemampuan dan kelas risiko Anda. Jika bingung, coba simak daftar 7 bisnis franchise makanan di Indonesia berikut ini. Barangkali ada yang sesuai dengan kelas dan minat Anda.
  • Royal Pohong
    Bisnis ini punya bahan dasar berlimpah, karena mengandalkan singkong. Singkong diolah sedemikian rupa sehingga bagian luar dari singkong menjadi renyah sehingga mudah dan enak dikunyah. Jika Anda ingin bisnis franchise makanan yang satu ini, maka Anda harus memiliki investasi mulai dari Rp10 juta. Cukup murah untuk memulai sebuah usaha rumahan.
  • Toper CrepesWalau bermodal murah, namun bisnis ini sudah cukup berkembang, dengan ditandainya 60 outlet Toper Crepes yang sudah tersebar baik di pulau jawa maupun di luar jawa. Anda yang penasaran segera cari info detail produk yang ditawarkan. Risikonya cukup terkontrol, hanya Rp8,5 juta saja.
  • Pisang Goreng Planet Krispy KremeAnda hobi dengan pisang goreng? Bisnis ini ternyata sudah merambah waralaba dan ternyata cukup banyak menarik peminatnya. Jika Anda juga berminat, maka Anda harus memiliki investasi mulai dari Rp7,5juta saja.
  • Donat Bakar (Dokar)Umumnya donat itu digoreng, namun sebagai strategi diferensiasi produk, maka bisnis yang satu ini menawarkan inovasi baru, yaitu donat bakar. Jika Anda berminat menjalankan bisnis ini, maka Anda harus mempunyai investasi mulai dari Rp7 juta.
  • P-DO Donat KentangIni contoh diferensiasi produk yang tak kalah uniknya. Jika donat-donat yang lain berbahan dasar tepung, donat ini berbahan dasar kentang. Tak pelak, bisnis franchise makanan banyak dipilih sebagian orang. Belakangan, donat tersebut banyak digemari oleh konsumen, apalagi bahan dasarnya mudah didapatkan. Modal investasi terendah sangat terjangkau mulai dari Rp6 juta.
  • Tela TelaAwal bisnis ini dari jawa barat, tepatnya dari kota kembang Bandung, dan kini sudah merambah ke hampir semua kota besar di Indonesia. Bahan dasar makanan ini mudah didapatkan yaitu singkong, ditambah dengan perpaduan rasa yang menarik membuat bisnis franchise makanan ini dijadikan pilihan oleh sebagian orang. Inovasi terbaru dari singkong ini dapat dijadikan bisnis franchise untuk Anda, cukup dengan berinvestasi sebesar Rp4 juta.
  • Cireng KodjoSeolah terpacu dengan tela-tela, Cireng Kodjo tidak mau kalah dengan saudara tuanya tela-tela yang juga sama-sama berasal dari provinsi jawa barat. Bisnis franchise yang satu ini lah yang memberikan tawaran investasi sangat murah, yaitu sekitar Rp1,5 juta saja.

Pilih Bisnis Sesuai Minat Anda

usaha franchise tidak selamanya mahal, jika Anda jeli mencari informasi, beberapa tawaran investasi di atas bisa menjadi alternatif pilihan menarik buat memulai usaha waralaba. Orang yang menjalankan bisnis franchise yang sesuai dengan minatnya mempunyai peluang sukses lebih besar. Karena ia tidak terlalu terpengaruh dengan perkataan orang lain, pantang menyerah terhadap masalah atau kegagalan. Setiap masalah yang timbul dianggapnya sebagai sebuah tantangan.

5 Tips Sukses Usaha Franchise Biar Cepat Berkembang

5 Tips Sukses Usaha Franchise Biar Cepat Berkembang

sukses usaha franchise
Tahu kan yang namanya peluang usaha atau bisnis franchise? Itu lho, kayak Kebab Turki Baba Rafi, Ayam Gepuk Pak Gembus, atau Ayam Sabana.
Intinya, peluang usaha franchise atau waralaba adalah metode usaha dengan hubungan kontrak kerja antara pemilik waralaba (franchisor) dan penerimanya (franchisee).
Sebagai franchisee, kamu hanya perlu membeli lisensi kerja sama dan menjual produk si pemilik waralaba selama periode kontrak yang disepakati. Nanti, supply peralatan, bahan masakan, sampai pekerja, bakal disediakan sama pemilik waralaba.
Kedengarannya gampang dan simpel kan? Risikonya pun gak sebesar kalau bikin bisnis sendiri dari nol.
Meski begitu, kalau kamu tertarik menjalankan usaha ini, ada beberapa tips dan strategi jitu yang bisa kamu terapkan supaya bisnis waralabamu cepat berkembang. Berikut di antaranya:

1. Jangan ragu buat tambah unit

Karena sudah memiliki sistem yang jelas dan terarah, gak dibutuhin waktu lama untuk mengetahui apakah bisnis waralaba sukses atau gagal.
sukses bisnis franchise
Franchise seperti apa yang kamu mau? Mini mart atau restoran atau yang lain? (minimart/decastleroyal)
Saat bisnis terlihat lancar dan maju, kini saatnya kamu mengembangkan bisnis dan menambah unit untuk memperluasnya. Terlebih lagi, kebanyakan franchisor menawarkan harga yang lebih rendah untuk tambahan unit baru. Sebab, kamu dianggap sudah memahami sistem dan gak membutuhkan banyak support.

2. Bantu pemilik brand waralaba untuk tumbuh

Bisa dibilang, kamu dan franchisor merupakan satu tim. Artinya, kesuksesanmu juga bakal mendukung berkembangnya brand waralaba si franchisor.
Dengan begitu, perlu dibentuk hubungan dan jalinan kerja sama yang bersifat win-win. Cuma dengan cara ini, kamu bakal melihat bahwa seluruh pihak (franchisorfranchisee, konsumen, karyawan) merasakan dampak positifnya dari bisnismu.

3. Pelajari soal bisnis waralaba

Sebelum memutuskan untuk membeli bisnis waralaba tertentu, jangan malas buat riset dan mempelajari soal seluk-beluk bisnis ini.
sukses bisnis franchise
Mau sukses? ya belajar, belajar, dan belajar (belajar/learn to be alive)
Gak cuma soal memilih brand mana yang paling cocok, tapi juga bagaimana strategi dan potensi bisnis waralaba di Indonesia. Emang mau, setelah beli terus bisnis franchise-mu langsung gulung tikar karena kamu salah perhitungan?

4. Jadi bagian dari Owner’s Advisory Committee (OAC)

Mayoritas bisnis waralaba memiliki Owner’s Advisory Committee atau council yang biasa disingkat OAC. Tujuannya, untuk menciptakan sarana komunikasi yang baik bagi pihak franchisor dan tim, serta komunitas waralabanya.
sukses bisnis franchise
Harus aktif juga di organisasi sesama pemilik franchise, so bisa dapat ilmu banyak (rapat/linkedin)
Berpartisipasi dalam OAC bukan hanya memberikan informasi-informasi penting yang berharga buatmu. Suara kamu juga bakal didengar, sehingga kamu bisa memberikan masukan yang mampu mengubah arah perusahaan.

5. Manfaatkan peluang untuk memimpin

Setelah menjalankan bisnis waralaba beberapa lama, kamu akan memperoleh peluang kepemimpinan dalam bisnis tersebut.
Di antaranya, trainingmentorship, hingga menjadi pembicara atau pelatih dalam eventperusahaan dan korporasi. Kesempatan ini bisa jadi ajang buatmu mengembangkan diri, dan otomatis mendekatkanmu dengan kesuksesan.
Jadi, sudah siap bisnis usaha franchise sekarang?

Cara Mempertahankan Dan Mengembangkan Usaha Waralaba

Cara Mempertahankan Dan Mengembangkan Usaha Waralaba

Pernahkah anda mengenal  peluang usaha waralaba atau franchise? Jenis peluang usaha franchise ini menjadi usaha yang paling banyak peminatnya, karena dapat dijalankan oleh siapa saja, baik pebisnis pemula ataupun usaha waralabayang telah ahli sekalipun. Waralaba atau franchise termasuk dalam kategori usaha yang simpel, karena dengan membeli merek dagang dari sebuah perusahaan dagang terkenal anda dapat memiliki usaha yang berlabelkan nama perusahaan dagang tersebut.
Anda dapat memulai usaha waralaba dengan perhitungan yang tepat, yakni perhitungan antara modal dan keuntungan yang nantinya akan anda peroleh. Namun, bagaimana cara mempertahankan dan mengembangkan usaha waralaba? Jika saat ini anda memiliki pikiran seperti itu, maka anda harus membaca uraian dibawah ini!

Untuk mempertahankan usaha waralaba yang saat ini anda tekuni, anda perlu melakukan beberapa kiatan dibawah ini:

  • Mentaati Kesepakatan dan kontrak yang telah di buat

Setiap usaha waralaba tentu akan melibatkan kontrak, antara anda dan rekan kerja anda. Hal pertama agar franchise anda dapat bertahan adalah dengan mentaati segala kesepakatan dan poin yang terdapat pada kontrak tersebut. Tentu anda tidak ingin bukan jika usaha anda telah berjalan dengan baik, tiba-tiba rekan kerja memutuskan hubungan kerja lantaran anda melanggar poin pada kontrak kerja?
  • Berikan service yang memuaskan kepada pelanggan

Pelanggan biasanya akan menyebarkan berita dari mulut ke mulut, apabila anda memberikannya pelayanan yang memuaskan, tentu mereka akan menyebarkan berita baik mengenai usaha waralaba anda. Namun, jika mereka kecewa, maka akan sebaliknya. Dan berita dari mulut ke mulut lebih cepat tersebarnya.
  • Jangan Mudah Putus Asa

Untuk menjadi pembisnis yang sukses, anda harus pantang menyerah dan tidak kenal putus asa. Ini adalah langkah awal anda untuk mencapai kesuksesan dalam berbisnis.
Nah, dengan cara di atas anda akan dapat mempertahankan usaha waralaba yang anda miliki.

Untuk mengembangakn bisnis franchise anda, lakukan cara berikut ini:

  • Sebar luaskan informasi mengenai kios waralaba anda

Hal ini sama saja dengan promosi. Anda harus menyebar-luaskan kepada semua orang mengenai usaha anda ini. Buat semenarik mungkin agar orang-orang mulai melirik kios milik anda. Semakin banyak informasi yang anda sebarkan, semakin terkenal usaha anda. Anda dapat menginformasikan kepada masyarakat luas melalui media brosur atau pamflet, selagi tidak melanggar kontrak yang telah anda sepakati bersama dengan rekan kerja anda.
  • Menabung

Keuntungan dari usaha waralaba jangan lantas anda hamburkan, melainkan gunakan menabung untuk membuka usaha baru.
  • Pilihlah waralaba yang berpotensi

Sebelum berbisnis, amati terlebih dulu, potensi usaha yang anda pilih. Pastikan usaha franchise tersebut dapat berlangsung lama dan mampu berkembang.
Itulah beberapa cara mempertahankan dan mengembangkan usaha waralaba yag dapat anda coba lakukan. Semoga tips di atas dapat membantu anda

Mengembangkan bisnis dengan cara franchise

Mengembangkan Bisnis Dengan Cara Franchise

peluang usaha bisnis franchise saat ini banyak diminati oleh pelaku bisnis. Banyak para pemula yang lebih suka cara franchisemengawali bisnis mereka dengan menjadi franchisee. Melihat fenomena seperti itu tentu akan membuat gejolak dalam diri untuk mem-franchisekan usaha Anda. Namun memulai bisnis dengan cara franchise bukan suatu perkara yang gampang dan tak bisa dianggap remeh. Bisnis ini tak bisa dibuat dalam waktu yang singkat.
peluang usaha franchise harus mempersiapkan segala hal secara matang untuk memulai bisnis franchisenya. Sehingga produknya dapat diterima di masyarakat. Anda harus menyusun cara franchise yang jitu.

Berikut ada beberapa tips jitu untuk membantu Anda memulai bisnis dengan cara franchise.

  • Membuat suatu konsep bisnis

Konsep bisnis adalah hal yang paling utama sebab konsep ini nantinya yang akan menjadi acuan operasional usaha secara otomatis. Maka dari itu suatu konsep bisnis harus kuat sebab bisnis yang akan difranchisekan akan teruji oleh waktu. Bisnis awal yang Anda jalankan merupakan suatu bisnis percontohan yang nanti akan diduplikasikan oleh franchisee Anda.
  • Membangun suatu tim manajemen

Saat Anda akan mengubah sistem usaha dengan cara franchise maka harus membentuk satu tim manajemen yang tangguh. Tim tersebut harus benar-benar memahami seluk beluk franchise dan berbagai kemungkinan permasalahan yang akan muncul. Selain itu tim juga memiliki fungsi sebagai pengendali dan pengawas jaringan franchise.
  • Merumuskan diferensiasi pada produk Anda

Yang dimaksud diferensiasi ini adalah membuat keunikan pada produk Anda. keunikan ini nanti yang akan membuat calon mitra tertarik. Keunikan produk yang Anda tawarkan bisa dalam hal produk, cara penyajian, atau cara melayaninya. Sebisa mungkin buat keunikan tersebut tak dapat atau sulit diduplikasi orang lain.
  • Marketing, pendanaan, serta dokumentasi

Proses marketing dalam bisnis franchise sangat penting sebab hal ini terkait dengan pemasaran produk serta upaya menarik minat para franchise. Selain itu pendanaan dalam bisnis cara franchise juga harus diperhitungkan dan dipersiapkan agar semua prosedur franchise yang Anda jalankan dapat terlaksana sesuai harapan. Dokumentasi merupakan hal penting saat Anda memulai suatu bisnis apalagi bisnis tersebut Anda jalankan dengan cara franchise. Dokumentasi ini meliputi dokumen terkait organisasi Anda dan dokumen-dokumen yang harus diberikan atau dipinjamkan pada franchisee.
  • Selektif terhadap calon franchise

Selektif terhadap calon franchise sangat penting sebab hal ini sangat berpengaruh pada perkembangan franchise Anda ke depannya. Jangan hanya berpikir untuk mengembangkan franchise Anda secara cepat namun juga harus pertahankan kualitas produk Anda. Sebab dengan banyaknya mitra maka juga akan memperbesar tanggung jawab Anda atas usaha yang mereka jalankan dan mutu produk yang disajikan dari gerai para mitra.
  • Fokus dan totalitas

Bila Anda menjalankan suatu bisnis, maka fokus adalah hal yang utama. Anda harus fokus pada satu bidang usaha yang sedang Anda jalankan. Menjalankan bisnis cara franchise tak bisa hanya setengah-setengah. Anda harus totalitas mengerahkan waktu, tenaga dan pikiran Anda dalam mengembangkan usaha franchise. Mengingat bisnis dengan cara franchise akan menuntut Anda lebih fokus menanganinya karena Anda memiliki banyak mitra franchise nantinya. Membantu setiap franchisee dalam menjalankan bisnis franchise adalah tugas Anda dan mitra franchise adalah tanggungjawab Anda.
Nah, itulah beberapa tips jitu untuk membantu Anda memulai bisnis dengan usaha franchise yang dapat anda coba lakukan. Semoga bermanfaat.

5 Cara Jitu Mengembangkan Bisnis Franchise

5 Cara Jitu Mengembangkan Bisnis Franchise

May 11 2018
Jurnal blog 5 cara jitu mengembangkan bisnis franchise 01
peluang usaha franchise atau bisnis waralaba merupakan bisnis yang berfokus untuk mengomersilkan bisnis yang sudah ada dengan brand yang sangat kuat. Secara umum, bisnis franchise merupakan sebuah hubungan kontrak kerja antara pemilik waralaba (franchisor) dan penerimanya (franchisee). Bisnis ini menjadi salah satu solusi yang menarik dan banyak peminatnya karena kepraktisan atau kemudahannya. Namun, mengembangkan bisnis franchise bukanlah hal yang mudah dilakukan. Anda perlu memahami beberapa cara jitu untuk mengembangkan peluang usaha franchise tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat Anda lakukan.

Membuat Ciri Khas Usaha

Buatlah usaha atau bisnis yang memiliki ciri khas. Bisnis yang memiliki ciri khas adalah bisnis yang memiliki daya pembeda dibandingkan dengan bisnis lain. Ini adalah syarat utamanya. Meskipun Anda menjalankan bisnis yang sudah banyak dijalankan orang lain, bukan berarti Anda bebas menirunya begitu saja. Misalnya Anda menjual pisang goreng, menjualnya dengan bentuk biasa mungkin tidak akan menarik daya beli pelanggan, Anda bisa mulai membuat inovasi pisang goreng dengan menambahkan berbagai topping didalamnya.

Siapkan Sistem yang Sempurna

Seringkali bisnis franchise mengalami kebangkrutan bukan karena kerja lapangan yang kurang optimal, tapi karena sistem yang dibuat ternyata banyak kekurangan. Untuk itu sebelum mulai memasarkan program franchise ini pastikan semua sudah terencana dengan baik. Lakukan pengecekan sistem dengan optimal, bila perlu lakukan konsultasi berlapis dengan mereka yang sudah lebih maju mengenai bisnis franchise. Hal ini mungkin akan memakan banyak biaya. Terutama terkait persiapan sistem dan masalah hukum. Namun, hasil yang didapat tidak akan mengecewakan.

Membuat Keuntungan yang Bertumbuh

Bisnis tidak layak dikembangkan jika masih merugi, sehingga satu-satunya cara agar bisnis tersebut layak dikembangkan adalah dengan membuat keuntungan yang bertumbuh. Keuntungan bertumbuh didapat jika dalam jangka waktu tertentu bisnis Anda memiliki kecenderungan mencetak untung secara terus-menerus. Oleh karena itu, jangan segan-segan untuk menetapkan target pendapatan, upayakan selalu mencapai target tersebut, dan selalu naikan target untuk periode waktu selanjutnya. Usahakan bisnis tidak mengalami kerugian, walau hanya sekali.

Menyiapkan Kantor Offline

Menyiapkan kantor offline untuk sebuah bisnis franchise sifatnya mutlak. Sekalipun itu untuk waralaba modal kecil dengan nilai investasi super murah di bawah 5 juta. Hal ini akan menunjukkan kesungguhan Anda dan profesionalitas bisnis waralaba Anda. Melalui kantor offline tersebut, bisnis franchise Anda akan diyakini bahwa setiap aktivitasnya sudah terkoordinir dalam satu sistem dan dikelola secara khusus.

Membuat Prospek Bisnis

Jika pada bisnis konvensional Anda terbiasa menjual jasa atau barang, maka pada bisnis franchise Anda menjual bisnisnya. Di sini diperlukan lebih dari sekedar brosur. Anda memerlukan prospek bisnis agar calon mitra bisnis mampu melihat prospek cerah dari bisnis tersebut. Cara membuatnya hampir sama dengan membuat proposal bisnis, hanya saja dalam prospek bisnis biasanya dilampiri dengan laporan keuangan selama beberapa periode tertentu yang menunjukkan perusahaan Anda mengalami keuntungan. Jika tidak mampu menyusun sendiri prospek bisnis, Anda dapat menggunakan jasa konsultan dengan biaya terjangkau.

Laporan keuangan dalam prospektus menjadi hal penting yang harus dikerjakan dengan baik. Kini, Anda dapat membuat laporan keuangan lebih mudah menggunakan software akuntansi. Jurnal adalah software akuntansi online yang dapat Anda andalkan untuk membuat laporan keuangan secara cepat, realtime, dan menyajikan data dengan lebih terperinci. Daftarkan usaha franchise Anda sekarang juga dengan Jurnal dan nikmati free trial 14 hari. Info lebih lanjut, klik di sini.

Itulah beberapa cara untuk mengembangkan bisnis franchise. Tentunya, dibutuhkan ketekunan dan kesabaran yang lebih banyak dalam mengembangkannya, karena tidak ada yang tidak mungkin jika Anda mau bekerja keras.

Ikuti Cara Cerdas Ini Dalam Mengembangkan Bisnis Waralaba

Ikuti Cara Cerdas Ini Dalam Mengembangkan Bisnis Waralaba

Jika Anda tertarik beli bisnis waralaba yang sedang tren akhir-akhir ini, Anda perlu mengembangkan peluang usaha bisnis waralaba tersebut dengan cerdas. Dengan demikian, Anda tidak akan kalah dengan persaingan bisnis waralaba yang semakin marak ini.
Penasaran apa saja tips cerdasnya?

Rubrik Finansialku
Rubrik Finansialku Learn Franchise

Mengenal Waralaba Lebih Dalam

Jika Anda ingin memasuki bisnis waralaba, terlebih dahulu Anda harus mengenal sistem waralaba.
Secara umum, waralaba merupakan sebuah hubungan kontrak kerja antara pemilik waralaba (franchisor) dan penerimanya (franchisee).
Bisnis waralaba biasanya dilakukan dengan pertukaran uang dengan perjanjian untuk menjalankan bisnis terkait dalam jangka waktu tertentu.
Franchisor dan franchisee berbagi brand yang sama, namun tidak saling terkait satu sama lain. Mengapa demikian?
Franchisee menjual produk atau jasa sesuai dengan ketentuan franchisor, sedangkanfranchisor bertugas mengembangkan bisnis waralabanya.
Ikuti Cara Cerdas Ini Dalam Mengembangkan Bisnis Waralaba 02 - Finansialku

Waralaba menjadi salah satu solusi peluang usaha franchise yang menarik  banyak calon pebisnis karena kepraktisannya. Tetapi kabar buruknya adalah semakin banyak pula pesaing dalam bisnis yang sedang menjamur ini.
Nah, jika Anda juga tertarik menjadi salah satu pebisnis waralaba, Anda memerlukan beberapa strategi jitu dan cerdas dalam mengembangkan bisnis waralaba agar tidak kalah dari para pesaing.
Untungnya, Finansialku telah merangkum beberapa cara cerdas terbaik dalam mengembangkan bisnis waralaba yang bisa langsung Anda aplikasikan sebagai berikut:



#1 Bertumbuh dan Bertambah Luas

Karena sudah memiliki sistem yang jelas dan terarah, tidak dibutuhkan waktu lama untuk mengetahui apakah bisnis waralaba sukses atau gagal.
Saat bisnis terlihat lancar dan maju, kini saatnya Anda mengembangkan bisnis dan menambah unit untuk memperluasnya. Terlebih lagi, banyak franchisor menawarkan harga yang lebih rendah untuk tambahan unit baru. Mengapa?
Karena Anda dianggap sudah memahami sistem dan tidak membutuhkan banyaksupport.

#2 Jadilah yang Terbaik

Dengan semakin maraknya bisnis waralaba, tak jarang seorang franchisor memiliki banyak pesaing dengan “top producer” yang terbaik di bidangnya.
Jika Anda tidak ingin tenggelam dalam persaingan, teruslah berkembang dan raihlah gelar “top producer” yang terbaik itu.
Hanya dengan cara inilah Anda bisa menjadi yang terdepan di antara yang terbaik.
Apa Saja 10 Bisnis Waralaba Terbesar di Dunia 01 - Finansialku

#3 Bantulah Franchisor Bertumbuh

Bisa dibilang Anda dan franchisor merupakan satu tim, dimana kesuksesan Anda juga mendukung berkembangnya brand waralaba si franchisor.
Dengan demikian, perlu dibentuk hubungan dan jalinan kerja sama yang bersifat win-win. Hanya dengan cara ini Anda akan melihat bahwa seluruh pihak (franchisor,franchisee, konsumen, karyawan) merasakan dampak positifnya.
Terapkan filosofi “Memberi maka Anda akan diberi” akan terbukti secara nyata dan menguntungkan banyak pihak, termasuk Anda sendiri.

#4 Menjadi Validator yang Baik

Validasi yang Anda peroleh dari bisnis waralaba sebelumnya akan menjadi salah satu faktor penentu dalam pembelian bisnis waralaba ke depannya.
Pemasaran Jaringan Memiliki Bisnis Waralaba Pribadi dengan Biaya Terjangkau 01 - Finansialku

Karena validasi merupakan bagian penting dalam membangun sebuah usaha franchise yang sukses, maka luangkanlah waktu untuk mencari informasi sebanyak-banyaknya dan bertanyalah sebelum memutuskan untuk membeli bisnis waralaba tertentu.

#5 Menjadi Bagian dari Owner’s Advisory Committee (OAC)

Mayoritas bisnis waralaba memiliki Owner’s Advisory Committee atau Council yang biasa disingkat OAC. Hal ini dilakukan dengan tujuan menciptakan sarana komunikasi yang baik bagi pihak franchisor dan tim serta komunitas waralabanya.
Berpartisipasi dalam OAC bukan hanya memberikan informasi-informasi penting yang berharga bagi Anda. Karena suara Anda juga didengar, Anda bisa memberikan masukan yang mampu mengubah arah perusahaan.
Rangkuman Semua Hal yang Perlu Anda Ketahui Tentang Bisnis Waralaba 02 - Finansialku

#6 Memanfaatkan Peluang Kepemimpinan

Setelah menjalankan bisnis waralaba beberapa lama, Anda akan memperoleh peluang kepemimpinan dalam bisnis tersebut.
Sebagai contoh adalah trainingmentorship, hingga menjadi pembicara atau pelatih dalam event perusahaan dan korporasi. Kesempatan ini bukannya merepotkan Anda, namun justru mengembangkan diri Anda. Perkembangan diri yang baik akan membuka peluang kesuksesan lebih lebar bagi Anda.
Pastikan Anda membagi waktu untuk menjalankan bisnis sambil terus mengembangkan pribadi sehingga peluang tidak akan pernah surut bagi Anda.
 Struktur Jaringan Waralaba
Untuk lebih mengenal bisnis waralaba, sebaiknya Anda mengenal beberapa struktur jaringan waralaba yang umum digunakan sebagai berikut:

#1 Single-Unit Franchise (Direct-Unit Franchise)

Single-Unit Franchise atau biasa disebut direct-unit franchise merupakan waralaba, dimana franchisee menginvestasikan uangnya untuk mengoperasikan satu lokasi bisnis.
Ini merupakan jenis waralaba tertua dan paling sederhana.
Meskipun sederhana dan umum digunakan, jenis waralaba yang satu ini memiliki beberapa kerugian bagi franchisor, antara lain:
  • Karena setiap lokasi membutuhkan waralaba baru, perkembangan sistem waralabanya lebih lambat daripada multi-unit.
  • Biaya untuk mendukung sistem waralaba cenderung lebih mahal karena setiap unit harus didukung secara individual.
  • Semakin banyaknya bisnis dan franchisee yang harus dikelola, dimana setiap franchisee mungkin saja bervariasi sehingga memiliki risiko lebih tinggi daripada multi-unit.

Mau Beli Waralaba Ini Dia 8 Jenis Franchise yang Perlu Anda Ketahui 01 - Finansialku

#2 Multi-unit Franchise (Area Developers)

Multi-unit development merupakan bentuk waralaba yang juga sudah umum digunakan. Diestimasikan lebih dari 50% dari lokasi waralaba dimiliki oleh pemilik dari beberapa lokasi sekaligus.
Multi-unit franchise memungkinkan multi-unit developer untuk memiliki beberapa lokasi dengan franchisee agreement berbeda dalam daerah yang sama dan dalam jangka waktu tertentu.
Namun, multi-unit developer juga diberi kewajiban untuk menambah lokasi sesuai dengan development schedule.
Jika multi-unit developer gagal memenuhi development schedule, maka franchisorberhak membatalkan development agreement.